-->

Cara Mudah Membuat Efek FishEye Menggunakan Photoshop

Fisheye adalah salah satu efek yang dihasilkan oleh lensa pada kamera yang membuat foto menjadi menggelembung atau cembung pada bagian tengah seperti mata ikan (fisheye).

Dulu untuk membuat sebuah foto dengan efek fisheye dibutuhkan sebuah filter fisheye yang harganya lumayan mahal.

Tapi seiring perkembangan teknologi, membuat sebuah foto dengan efek fisheye menjadi sangat mudah. Sekarang sudah banyak dijual lensa fisheye dengan harganya terjangkau yang bisa dipasang pada kamera smartphone, sehingga hasil foto dari kamera smartphone langsung berupa foto fisheye.
Selain itu ada juga beberapa software untuk membuat efek fisheye yang bisa diinstall pada smartphone android diantaranya adalah FishEye Pro, Cameringo Lite, Google Camera, InstaFishEye for Instagram, dll.

Foto dengan efek fisheye
Foto dengan efek fisheye

Tapi bagi anda yang tidak punya smartphone android atau lensa fisheye masih dapat membuat sebuah foto fisheye yang keren, yaitu dengan menggunakan software Photoshop.

Bagaimana caranya? Silakan disimak.

1. Buka foto di area kerja Photoshop.

2. Buat seleksi lingkaran pada bagian yang ingin dibuat efek fisheye menggunakan Elliptical Marquee Tool (M), tahan tombol Shift ketika melakukan seleksi agar terbentuk lingkaran sempurna.

Buat seleksi lingkaran
Buat seleksi lingkaran

3. Balikan seleksi dengan cara klik menu Select > Inverse (Shift+Ctrl+I). Tekan Delete pada keyboard untuk membuang bagian yang tidak diperlukan sehingga yang tersisa adalah bagian yang terseleksi dalam lingkaran.

Hapus bagian diluar lingkaran
Hapus bagian yang tidak diperlukan

4. Selanjutnya adalah isi area yang terhapus tadi dengan warna hitam. Klik menu Edit > Fill (Shift+F5). Pada jendela Fill bagian Contents isi dengan warna hitam.

Pilih warna hitam
Pilih warna hitam

Terisi dengan warna hitam
Terisi dengan warna hitam

5. Balikkan lagi seleksi dengan cara klik menu Select Inverse (Shift+Ctrl+I). Sekarang area lingkaran kembali terseleksi.

6. Langkah selanjutnya adalah inti dari tutorial ini yaitu memberi efek fisheye pada area yang terseleksi. Klik menu Filter > Distort > Spherize.

Membuat efek fisheye
Langkah membuat efek fisheye

Pada kotak dialog Spherize pilih amount 100% dan mode normal > klik OK.

Spherize dialog box
Spherize dialog box

7. Hasilnya foto sudah tampak mempunyai efek fisheye, hilangkan seleksi dengan cara klik Ctrl+D pada keyboard. Sekarang buang background hitam yang tidak diperlukan menggunakan Crop tool, dan hasil akhirnya seperti dibawah ini.

Hasil akhir efek fisheye menggunakan photoshop
Hasil akhir efek fisheye menggunakan photoshop

Gimana, mudah bukan.. Selamat mencoba.

Keajaiban Photoshop: Resize Gambar Tanpa Distorsi

Tentu tidak salah jika kita mengibaratkan software pengolah grafis terkenal yaitu Photoshop dengan sebuah keajaiban. Bagaimana tidak, dengan segudang fitur yang ditanamkan Photoshop dapat membuat gambar yang menakjubkan dengan teknik manipulasi tertentu. Salah satu contohnya adalah manipulasi foto keluar dari bingkai dan yang lebih sederhana adalah teknik resize menggunakan Content-Aware Scale dengan hasil yang luar biasa dimana Content-Aware Scale bekerja dengan cara mempertahankan dan melindungi area tertentu menggunakan alpha channel selama proses resize.

Fitur Content-Aware Scale yang mulai diperkenalkan sejak Photoshop CS4 merupakan salah satu fitur yang ajaib menurut saya, karena dengan menggunakan Content Aware Scale sebuah gambar dapat diresize tanpa distorsi. Distorsi disini adalah perubahan bentuk pada gambar yang terjadi karena tidak sesuainya ukuran dengan proporsi gambar awal.

Dalam ilmu grafis ada 2 macam distorsi yaitu distorsi horizontal dan distorsi vertikal. Distorsi horizontal menyebabkan gambar terlihat lebih lebar, misal gambar wajah menjadi gepeng kesamping. Distorsi vertikal menyebabkan gambar terlihat lebih tinggi, misal gambar wajah menjadi lonjong atau gepeng keatas.

Baiklah kembali ke topik artikel mengenai meresize gambar tanpa distorsi, secara sederhana penjelasannya begini. Misal anda download gambar untuk mengganti wallpaper desktop anda yang berukuran 1366 x 768, tapi gambar yang anda inginkan hanya tersedia untuk resolusi 1024 x 768. Mau tidak mau anda harus meresize gambar agar sesuai dengan ukuran layar desktop anda.

Sebagai uji coba saya gunakan gambar penguins dari sample pictures Windows 7 yang mempunyai resolusi 1024 x 768 dan akan saya resize menjadi 1366 x 768 menggunakan 2 metode.

Gambar sample
Sample picture Windows 7

Resize dengan cara biasa

Permasalahannya adalah jika gambar tersebut anda resize dengan cara biasa pada photoshop (Alt+Ctrl+I) maka gambar menjadi terlihat tidak proporsional.

Ukuran awal gambar
Ukuran awal gambar

Kita rezise dengan ukuran baru yang sesuai dengan resolusi desktop 1366 x 768.

Resize dengan ukuran baru
Ukuran gambar baru

Hasilnya gambar menjadi tidak proporsional dengan bentuk memanjang kesamping (distorsi horizontal).

Gambar menjadi tidak proporsional
Hasil resize gambar menjadi tidak proporsional

Resize menggunakan fitur Content-Aware Scale

1. Perlu diingat bahwa Content-Aware Scale tidak dapat digunakan pada layer background, jadi kita harus mengubah layer backround menjadi layer independen.
Caranya dobel klik pada layer backround > ganti nama layer terserah anda, misal "Scale".

Ubah nama layer backround
Ubah nama layer

2. Klik Edit > Content-Aware Scale (Alt+Shift+Ctrl+C) > isikan W:1366 px dan H:768 px pada option bar > lalu klik tanda centang di kanan atas.

Isikan ukuran baru 1366 x 768 px
Isikan ukuran baru 1366 x 768 px

3. Selanjutnya untuk memunculkan gambar diluar jendela dokumen klik Image > Reveal All.

Reveal All untuk memunculkan gambar penuh
Reveal all untuk memunculkan gambar penuh

Hasilnya gambar mempunyai ukuran baru 1366 x 768 tanpa adanya distorsi pada objek utama.

Gambar dengan ukuran baru tanpa distorsi
Gambar dengan ukuran baru tanpa distorsi

Sekarang bandingkan antara gambar dengan metode resize biasa dan menggunakan Content-Aware Scale dibawah ini.

Perbandingan antara metode resize biasa dengan Content Aware Scale
Perbandingan antara metode resize biasa dengan Content-Aware Scale

Terlihat bahwa gambar dengan metode resize menggunakan Content-Aware Scale memiliki bentuk lebih sempurna dan sangat proporsional tanpa distorsi. Seperti magic bukan?

Cara Mudah Mengganti Background Pas Foto

Pas foto adalah foto ukuran kecil dengan batas kepala sampai dada, dan biasa dipakai untuk keperluan formal. Pas foto mempunyai ukuran 2x3, 3x4 dan 4x6 berlatar belakang merah atau biru.
Untuk membuat pas foto kita harus mengambil foto dengan background kain merah atau biru. Tapi bagaimana jika kita tidak punyai kain merah atau biru? Tenang saja, dengan berbekal sedikit kemampuan olah software photoshop kita bisa dengan mudah mengganti background pas foto.

Contoh pas foto
Pas Foto
Ada banyak cara mengganti background foto menggunakan photoshop tergantung selera anda. Pada tutorial ini saya menggunakan Polygonal Lasso Tool software Adobe Photoshop CS6.
  1. Buka program Adobe Photoshop, masukkan foto dengan cara klik File > Open atau lebih cepatnya menggunakan shortcut Ctrl+O pada keyboard > cari direktori fotonya.

  2. Seting dulu ukuran pas foto yang diinginkan, disini saya menggunakan contoh ukuran 4x6.
    Klik Crop Tool (C) > pada kolom kiri atas isikan dengan angka 37 mm x 55 mm. Aplikasikan seting tersebut pada foto hingga sesuai.
    Seting crop tool
    Seting crop tool
    Crop foto
    Foto setelah dicrop
  3. Langkah selanjutnya adalah menyeleksi foto menggunakan Polygonal Lasso Tool (L) untuk memisahkan background. Klik Polygonal Lasso Tool > Lakukan seleksi dengan teliti mengelilingi tubuh bagian atas dan background. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah.
    Polygonal Lasso Tool
    Klik Polygonal Lasso Tool

    Hasil seleksi menggunakan polygonal lasso tool
    Hasil seleksi menggunakan polygonal lasso tool
  4. Perhalus seleksi dengan cara klik menu Select > Modify > Smooth. Pada sample radius isikan angka 1 atau 2 pixels > klik OK.
    Menghaluskan seleksi
    Menghaluskan seleksi


    Isi angak pada sample radius
    Isikan angka 1 pada sample radius
  5. Klik Edit > Fill  atau gunakan shortcut Shift+F5 pada keyboard untuk mengisi hasil seleksi menggunakan warna tertentu.
    Mengisi warna background
    Mengisi warna background
  6. Muncul jendela Fill > pada bagian Contents pilih use Color > akan muncul jendela Color Picker > pilih warna yang diinginkan, disini saya pilih biru > klik OK untuk menutup jendela Color Picker > klik OK lagi untuk menutup jendela Fill.
    Isi background dengan warna
    Isi background dengan warna yang diinginkan
  7. Warna background akan berubah menjadi biru, tekan Ctrl+D untuk menghilangkan seleksi.
    Menghilangkan seleksi
    Menghilangkan seleksi
  8. Silakan bereksperimen dengan warna lain.
Hasil dari cara mudah mengganti background pas foto menggunakan photoshop diatas kurang lebih seperti ini :
Hasil akhir
Hasil akhir sebelum dan sesudah diganti warna
Contoh foto diatas adalah objek dengan memakai jilbab yang mudah untuk diseleksi. Bagaimana dengan foto objek yang agak susah misal foto seseorang dengan rambut agak terurai? Untuk kasus tersebut saya sudah tulis tutorial tentang seleksi rambut menggunakan channels untuk rambut yang terurai. Cara tersebut juga dapat anda aplikasikan untuk mengganti background pas foto.

Silakan dicoba, semoga bermanfaat...

Trik Merubah Foto Hitam Putih Menjadi Berwarna

Foto hitam putih mempunyai nilai tersendiri, apalagi bagi seorang seniman sebuah foto hitam putih dapat memiliki sejuta makna dan menjadikannya sebagai karya yang menakjubkan. Tapi bagi sebagian orang lain sebuah foto hitam putih menjadi sesuatu yang membosankan untuk dilihat karena terkesan foto jadul. Jika anda termasuk tipe tersebut tentu pernah terlintas dalam benak anda untuk menjadikan foto hitam putih milik anda menjadi penuh warna.


Hitam putih vs berwarna
Hitam putih menjadi berwarna
Merubah foto berwarna menjadi hitam putih itu sangat mudah, banyak orang bisa melakukannya. Tapi merubah foto hitam putih menjadi berwarna sedikit yang bisa karena memerlukan ketelitian dan kesabaran.

Pada tutorial kali ini saya akan memberikan contoh merubah foto hitam putih menjadi berwarna menggunakan Adobe Photoshop CS6.

Cara ini menggunakan Gradient Map yang pernah saya terapkan pada tehnik mewarnai rambut, silakan anda baca :
Tips Merubah Warna Rambut Dengan Photoshop

Buka Software Adobe Photoshop CS6 anda, masukkan foto hitam putih yang akan dirubah dengan cara klik file > Open > cari direktori tempat anda menyimpan foto.
Masukkan gambar kedalam photoshop
Memasukkan gambar

Mewarnai Kulit Wajah

1. Klik menu Layer > New Adjustment Layer > Gradient Map > ubah nama layer Gradient Map menjadi Kulit untuk mempermudah membedakan layer nantinya lalu klik OK.
Gradient Map
Gradient Map
2. Akan muncul kotak dialog Gradient Map Properties > klik pada gradient preview untuk mengedit gradient. Selanjutnya muncul Gradient Editor. Klik pada kotak Color Stop sebelah kiri, klik lagi kotak Color dibawahnya.
Color stop untuk memilih warna
Klik color stop untuk memilih warna
3. Pada jendela Color Picker  pilih warna kulit yang sekiranya cocok atau anda bisa samakan dengan warna pilihan saya fec3b5, copy paste kode warna tersebut pada kolom sebelah bawah. Setelah warna terpilih klik OK untuk menutup Color Picker, klik OK lagi untuk menutup Gradient Editor.
Pilih Warna
Pilih warna yang kulit yang sesuai
4. Ubah blend mode layer Kulit dari normal menjadi Color
Ubah blend mode menjadi Color
Ubah blend mode menjadi Color
5. Balikkan warna Layer mask pada layer Kulit menjadi hitam
Caranya aktifkan Layer mask thumbnail pada layer Kulit lalu  klik menu Image > Adjustment > Invert atau menggunakan shortcut Ctrl+I pada keyboard.
Layer mask thumbnail aktif
Layer mask thumbnail aktif
Hasilnya foto akan kembali menjadi hitam putih kembali, karena tertutup oleh layer mask hitam.

6. Selanjutnya memunculkan warna kulit. Masih pada Layer mask thumbnail yang aktif, sapukan brush ke area wajah dan leher dengan hati-hati. Sesuaikan diameter brush dengan hardness 0% dan pastikan warna foreground terpilih adalah putih.
Set warna foreground putih
pastikan warna foreground putih
Atur brush
Atur brush
Sapukan brush ke area wajah dan leher
Batas area yang disapu dengan brush
7. Balikkan warna gradient map dengan cara Klik dua kali pada layer thumbnail > Centang Reverse agar hasilnya lebih natural
Centang inverse
Balikkan warna agar hasil lebih natural
8. Untuk menghapus warna pada area mata agar menjadi putih, aktifkan Layer mask thumbnail pada layer Kulit > sapu area mata menggunakan brush warna hitam.
Sapukan brush ke area mata
Sapukan brush ke area mata

Mewarnai Bibir

Caranya hampir sama seperti pada langkah mewarnai kulit wajah jadi langkah berikut tidak saya jelaskan secara detail, jika anda sudah faham langkah mewarnai kulit wajah diatas maka langkah pewarnaan selanjutnya akan lebih mudah.

1. Buat layer Gradient Map baru diatas layer kulit, beri nama Bibir. Perbedaannya hanya pada proses pemilihan warna saja (sama seperti langkah no.3 pada proses mewarnai kulit diatas), kali ini masukkan kode warna d9828b pada kolom Color Picker.
Memilih warna bibir
Memilih warna bibir
2. Ubah blend mode layer Bibir menjadi Color.
Ubah blend mode menjadi color
Ubah blend mode menjadi Color
3. Jangan lupa balikkan dulu warna Layer mask thumbnail menjadi hitam (sama seperti langkah no.5 pada proses mewarnai kulit).
Aktifkan Layer mask thumbnail pada layer Bibir lalu  klik menu Image > Adjustment > Invert atau menggunakan shortcut Ctrl+I pada keyboard.

4. Balikkan warna Gradient Map (sama seperti langkah no.7 diatas).

5. Pada Layer mask thumbnail aktif, sapukan brush dengan seting foreground warna putih ke area bibir.
Mewarnai bibir
Mewarnai bibir

Mewarnai Baju

1. Buat layer Gradient Map baru diatas layer Bibir, beri nama Baju. Beri warna terserah anda, pada tutorial ini saya pilih warna biru dengan kode warna 1852fb.
Memilih warna baju
Memilih warna baju
2. Ubah blend mode menjadi Color.

3. Balikkan dulu warna Layer mask thumbnail menjadi hitam (sama seperti langkah no.5 pada proses mewarnai kulit).
Aktifkan Layer mask thumbnail pada layer Bibir lalu  klik menu Image > Adjustment > Invert atau menggunakan shortcut Ctrl+I pada keyboard.

4. Balikkan warna Gradient Map (sama seperti langkah no.7 pada proses mewarnai kulit).

5. Sapukan brush warna putih ke area baju dengan hati-hati, seperti biasa jangan lupa Layer mask thumbnail harus aktif.
Mewarnai baju
Mewarnai baju

Mewarnai Background

Cara mewarnai background juga sama dengan langkah-langkah diatas, hanya proses pemilihan warna saja yang beda.

Untuk cara lain mewarnai background, silakan baca :
Cara Mudah Mengganti Background Pas Foto
Hasil akhirnya kurang lebih seperti ini.
Hasil akhir
Hasil akhir foto hitam putih menjadi berwarna

Tutorial Manipulasi Foto Out of Frame (Foto Keluar dari Bingkai)

Kali ini saya akan menulis tutorial photoshop tentang manipulasi foto Out of Frame atau foto keluar dari bingkai, ada juga yang menyebut Out of Bounds yang berarti diluar batas. Bagi anda yang baru pertama kali mendengar istilah tersebut tentu bertanya-tanya apa arti Out of Frame atau Out of Bounds.

Istilah-istilah tersebut menuju pada salah satu teknik manipulasi foto menggunakan software photo editor semacam Photoshop, Gimp atau software lainnya dimana satu atau dua foto biasa disulap menjadi karya yang menakjubkan seolah-olah objek pada foto keluar dari bingkai atau frame yang disajikan dengan unik dan kreatif dalam perspektif 3 dimensi.

Untuk dapat membuat sebuah karya foto Out of Frame selain kemampuan olah software foto editor juga dibutuhkan imajinasi yang tinggi, karena sebagus apapun hasil manipulasi jika tidak tepat dalam menentukan perspektif dari frame dan elemen pendukung lain seperti bayangan maka hasil akhirnya menjadi kurang bagus dan terasa tidak natural.

Sebagai contoh berikut adalah beberapa foto out of frame yang pernah saya saya buat.

Contoh foto out of frame 1
Contoh foto Out of Frame 1

Tutorial Dasar Photoshop Mengenal Toolbox Dan Fungsinya

Keberadaan Toolbox sangat penting dalam Photoshop karena merupakan tool utama dalam mengedit foto. Jika ingin belajar Photoshop alangkah baiknya anda mengenal dulu toolbox beserta fungsinya karena akan memudahkan dalam memanipulasi sebuah foto.

Toolbox berada disamping kiri area kerja photoshop dan berisi tool-tool penting untuk mengedit foto. Cara menggunakannya cukup klik tool yang anda butuhkan. Ada tanda panah kecil pada sebagian besar tool di toolbox yang mengindikasikan opsi tambahan. Klik dan tahan mouse pada salah satu tool maka akan muncul menu drop down yang berisi opsi tambahan berupa tool terkait lainnya.

Misal jika anda memilih Rectangular Marquee Tool (M), dengan klik dan tahan mouse pada tool tersebut opsi tambahan untuk memilih tool terkait berupa Elliptical Marque Tool, Single Row Marquee Tool dan Single Column Marquee Tool akan muncul.

Sebelum saya bahas lebih lanjut tentang toolbox dan fungsinya, bagi anda yang baru belajar Photosohop silakan baca :
Tutorial Dasar Mengenal Area Kerja Photoshop CS6
Berikut toolbox pada Photoshop CS6 dan fungsinya.

Toolbox pada Photoshop
Tampilan Toolbox secara default

Move Tool

Move Tool
Move Tool
Move Tool berfungsi untuk memilih dan memindah objek atau area yang diseleksi.

Tool untuk Menyeleksi

Marque Tool
Marque Tool
Marquee Tool berfungsi untuk menyeleksi objek dengan beberapa pola. Ada 4 pola seleksi yang bisa dipilih menggunakan marquee tool, yaitu :
Rectangular Marquee Tool untuk membuat area seleksi dengan pola persegi empat.
Elliptical Marquee Tool untuk membuat area seleksi dengan pola lingkaran.
Single Row Marquee Tool untuk membuat area seleksi dengan pola baris tunggal.
Single Column Marquee Tool untuk membuat area seleksi dengan pola kolom tunggal.

Lasso Tool
Lasso Tool
Lasso Tool juga berfungsi untuk membuat area seleksi, tapi dengan pola bebas. Ada tiga pilihan pada lasso tool yaitu :
Lasso Tool untuk membuat area seleksi dengan pola bebas.
Polygonal Lasso Tool untuk membuat area seleksi dengan pola poligon atau gari lurus.
Magnetic Lasso Tool untuk membuat area seleksi yang secara otomatis menempel seperti magnet mengikuti perbedaan warna pada objek.

Quick Selection dan Magic Wand Tool
Quick Selection dan Magic Wand Tool
Quick Selection berfungsi untuk membuat area seleksi dengan cepat berdasarkan tonal warna yang dipilih.
Maqic Wand Tool berfungsi untuk membuat area seleksi  berdasarkan kesamaan warna pada objek.

Tool untuk Memotong

Crop Tool, Perspective Crop Tool, Slice Tool, Slice Select Tool
Beberapa tool untuk memotong objek
Crop Tool berfungsi untuk memotong bagian tertentu pada gambar.
Perspective Crop Tool berfungsi untuk memotong gambar pada sudut tertentu.
Slice Tool berfungsi untuk memotong gambar menjadi beberapa bagian sehingga gambar tersebut dapat disimpan menjadi potongan-potongan kecil.
Slice Select Tool berfungsi untuk mengatur potongan-potongan hasil slice tool dengan menggeser sesuai dengan yang diinginkan.

Tool untuk Mengukur dan Navigasi

Eyedropper Tool
Eyedropper, Color Sampler, Ruler dan Note Tool
Eyedropper Tool berfungsi untuk mengambil sampel warna yang nantinya akan menjadi warna foreground. Klik pada area tertentu dalam gambar atau klik pada color swatches untuk memilih warna yang diinginkan. Untuk mengambil sampel warna background tekan Alt sambil memilih warna menggunakan eyedropper tool.

Color Sampler Tool berfungsi untuk melihat nilai warna pada gambar.

Ruler Tool berfungsi untuk mengukur posisi gambar atau objek dalam area kerja secara tepat dengan melihat informasi pada bagian atas area kerja.
Ketika anda drag pointer dari satu titik ke titik lain akan muncul sebuah garis yang dapat kita lihat informasinya berupa koordinat, jarak horizontal, jarak vertikal dll.

Note Tool berfungsi untuk membuat catatan pada titik tertentu dalam gambar

Hand Tool dan Rotate View Tool
Hand Tool dan Rotate View Tool
Hand Tool berfungsi untuk mengatur dan menggeser posisi gambar dalam jendela dokumen. Tool ini hanya berfungsi jika ada area dalam jendela dokumen yang tidak terlihat.
Rotate View Tool berfungsi untuk memutar jendela dokumen

Zoom Tool
Zoom Tool
Zoom Tool berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.

Tool untuk Retouching

Tool untuk retouch
Tool yang digunakan untuk retouch
Spot Healing Brush Tool berfungsi untuk menghapus area tertentu pada gambar dengan mengambil sampel warna disekitar area tersebut. Tool ini sangat tepat untuk menghapus noda pada foto, misal jerawat atau bercak pada wajah. Klik bagian yang bernoda pada foto dengan spot healing brush tool maka secara ajaib noda tersebut langsung hilang tertutup warna yang bersih disekitarnya.

Healing Brush Tool fungsinya sama dengan spot healing brush tool hanya caranya yang berbeda. Tekan Alt dan klik pada area foto yang bersih, lalu klik pada area foto yang bernoda.

Patch Tool fungsinya masih sama yaitu untuk menghapus area gambar yang bernoda, caranya seleksi area yang bernoda dengan patch tool lalu drag area seleksi tersebut ke area gambar yang bersih maka secara otomatis area yang bernoda akan menjadi bersih.

Content-Aware Move Tool berfungsi untuk memindahkan area terseleksi ke area lain yang secara otomatis area bekas seleksi akan tertutup dengan baik mengikuti area sekitarnya.

Red Eye Tool berfungsi untuk menghapus warna merah pada mata yang terjadi karena refleksi dari flash kamera.

Stamp Tool
Stamp tool
Clone Stamp Tool berfungsi untuk menduplikat area tertentu pada gambar ke area lain. Tekan Alt dengan clone stamp tool dan klik pada area yang akan diduplikat, klik lagi area tujuan maka gambar akan secara otomatis akan terduplikat.

Pattern Stamp Tool berfungsi untuk mengisi area pada gambar dengan pola tertentu.

Eraser Tool
Eraser Tool
Eraser Tool berfungsi untuk menghapus area tertentu pada gambar.

Background Eraser Tool berfungsi untuk menghapus  area pada gambar berdasarkan warna yang diklik pertama kali, jadi semua warna yang sama akan terhapus ketika kita menggeser pointer ke area lain dan hasilnya akan menjadi transparan.

Magic Eraser Tool fungsinya sama dengan background eraser tool yaitu untuk menghapus area pada gambar berdasarkan warna tertentu, hanya saja kali ini warna yang dipilih akan terhapus secara otomatis.

Blur, sharpen dan smudge tool
Blur, Sharpen dan Smudge Tool
Blur Tool berfungsi untuk mengaburkan area tertentu pada gambar.
Sharpen Tool berfungsi untuk mempertajam area tertentu pada gambar.
Smudge Tool berfungsi untuk menambahkan efek gosokan jari tangan pada gambar.

Dodge, burn dan sponge tool
Dodge, Burn dan Sponge Tool
Dodge Tool berfungsi untuk menambah terang bagian foto yang gelap.
Burn Tool mempunyai fungsi kebalikan dari dodge tool yaitu menambah gelap area tertentu pada foto.
Sponge Tool berfungsi untuk menambah atau mengurangi saturasi pada foto.

Tool untuk Melukis

Brush dan Pencil Tool
Brush, Pencil, Color Replacement dan Mixer Brush Tool
Brush Tool berfungsi untuk membuat sapuan seperti kuas.
Pencil Tool berfungsi untuk membuat goresan seperti pensil.
Color Replacement Tool berfungsi untuk mengganti warna pada suatu area yang diklik pertama dengan warna lain.
Mixer Brush Tool berfungsi untuk membuat sapuan pada area tertentu dengan warna brush yang dipilih dan warna gambar.

History Brush Tool dan Art History Brush Tool
History Brush Tool dan Art History Brush Tool
History Brush Tool berfungsi untuk mengembalikan gambar ke kondisi semula setelah gambar dibrush. Cara menggunakannya simpel, cukup sapukan ke area yang dibrush maka gambar akan kembali ke kondisi sebelum dibrush.
Art History Brush Tool fungsinya sama dengan History Brush Tool hanya saja pola brushnya berbeda.

Gradient Tool dan Paint Bucket Tool
Gradient Tool dan Paint Bucket Tool
Gradient Tool berfungsi untuk membuat gradasi pada gambar dengan beberapa pola yaitu linear, radial, angle, reflected dan diamond.
Paint Bucket Tool berfungsi untuk mengisi area tertentu pada gambar menggunakan warna foreground.

Tool untuk Menggambar

Pen Tool dan Point Tool
Pen Tool dan Point Tool
Pen Tool berfungsi untuk membuat path dan vector berbentuk garis lurus atau melengkung.

Freeform Pen Tool fungsinya sama dengan pen tool yaitu membentuk path dan vector tapi dengan pola bebas.

Add Anchor Point Tool berfungsi untuk menambahkan titik tertentu pada path yang dihasilkan oleh pen tool. Titik tersebut dalam photoshop disebut dengan anchor point yang memungkinkan kita untuk mengedit path yang telah kita buat.

Delete Anchor Point Tool berfungsi kebalikan dari add anchor point tool yaitu untuk menghapus titik-titik tertentu pada path.

Convert Point Tool berfungsi mengubah tipe anchor point untuk membentuk garis lurus menjadi lengkung atau sebaliknya,

Path dan Direct Selection Tool
Path dan Direct Selection Tool
Path Selection Tool berfungsi untuk memilih dan memindahkan posisi path ke area teretentu.
Direct Selection Tool berfungsi untuk memilih satu atau lebih anchor point dan menggesernya sesuai keinginan.

Tool untuk Menulis

Type Tool
Type Tool
Horizontal Type Tool berfungsi untuk membuat teks dengan arah horizontal atau mendatar.
Vertical Type Tool berfungsi untuk membuat teks dengan arah Vertical atau tegak.
Horiziontal Type Mask Tool berfungsi untuk membuat seleksi dengan bentuk teks mendatar.
Vertical Type Mask Tool berfungsi untuk membuat seleksi dengan bentuk teks tegak.

Tool untuk Membuat Bentuk

Shape Tool
Shape Tool
Rectangle Tool berfungsi untuk membuat objek dengan bentuk segi empat.
Rounded Rectangle Tool untuk membuat objek dengan bentuk segi empat bersudut tumpul.
Ellipse Tool untuk membuat objek dengan bentuk lingkaran.
Polygon Tool untuk membuat objek dengan bentuk poligon misal segi tiga, segi lima, segi enam.
Line Tool untuk membuat objek dengan bentuk garis.
Custom Shape Tool untuk membuat objek dengan bentuk bebas.

Tool untuk Fungsi Lainnya

Set foreground dan background color
Set foreground dan background color
Color Selecting Box berfungsi untuk memilih dan mengganti warna foreground (kotak atas) dan background (kotak bawah). Untuk membalikkan warna foreground dan background klik tanda panah kecil diatasnya, atau tekan X pada keyboard. Tekan D pada keyboard atau klik tanda kotak kecil disamping tanda panah untuk mengembalikan ke warna default (hitam-putih).

Edit in Quick Mask Mode
Mode Selector
Disini ada 2 pilihan mode untuk mengedit gambar yaitu :
Edit in Quick Mask Mode berfungsi untuk mengedit gambar dalam mode mask.
Edit in Standard Mode berfungsi untuk mengedit gambar dalam mode standar.

Screen Mode
Screen Mode
Standard Screen Mode untuk mengatur area kerja pada format tampilan standar.
Full Screen Mode With Menu Bar untuk mengatur area kerja pada format tampilan mode penuh dengan menu.
Full Screen Mode untuk mengatur area kerja pada format tampilan penuh tanpa menu.